Hilangkan virus dengan TAKO [Tangan Kosong]


Komputer, yang merupakan suatu kebutuhan bagi orang-orang untuk mempermudah dan mempersingkat pekerjaan, baik pekerjaan kantoran, tugas sekolah, tugas kuliah, belajar, serta juga sebagai media permainan. Komputer menjadikan pekerjaan lebih kompleks dan rapi, dan sangat membantu bagi kita. Tetapi tidak jarang kita mengalami gangguan di komputer [PC] sendiri. Salah satu gangguan itu adalah serangan dari virus komputer terutama Pc yang memakai system operasi Windows.

Berbagai macam varian virus komputer tersebar, bahkan tanpa kita sadari. Virus komputer menyebar dalam berbagai cara, yaitu dari email, yang menyebabkan berjuta-juta pemakai pc terjangkit, contohnya virus brontok yang asli buatan Indonesia. Penyebaran virus juga dapat terjadi dari removable drive (perangkat yang bisa di cabut/pasang) seperti floppy disk, zip drive dan USB Flash Disk. Pada zaman sekarang, orang lebih sering memakai USB Flash disk karena alas an mudah dibawa dan kapasitas lebih besar.
Dalam hal ini saya membahas tentang cara-cara penanggulangan komputer/pc anda dari serangan virus. Jangan sangka kalau pc yang terprotect oleh antivirus tidak dapat terjangkit. Mengapa? Karena antivirus tersebut belum mengenali virus yang menjangkiti pc anda. Untuk itu, antivirus harus sering di update guna mencegah penjangkitan virus terbaru.

Cara ini dikhususkan untuk orang yang telah mengerti cara kerja system operasi (OS) windows xp. Mungkin bagi para beberapa pembaca akan sulit mengerti, tapi kalau untuk coba-coba dimohon dibimbing oleh orang yang sudah mengerti.

Virus yang saat ini lebih sering dikembangkan dengan bahasa pemrograman Visual basic 6.0, karena kompatibel dengan windows (visual basic masih dari Microsoft coorporation). Yang perlu diketahui adalah bahwa aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman VB (Visual Basic), akan membutuhkan satu file yang dikenal dengan MSVBVM60.DLL. file ini merupakan library dari VB. Jadi, kalau aplikasi berbasis VB dijalankan, akan memanggil librarynya (MSVBVM60.DLL). untuk mencegah penularan/jalannya virus, kita harus menghapus file ini, yang terletak pada C:\windows\system32\ (C: merupakan dirive yang digunakan oleh system dari windows). Atau, anda dapat me-rename file tersebut.

Tetapi metode ini mempunyai kelemahan. Ketika anda menjalankan aplikasi yang berbasis VB tidak akan jalan [ERROR]. Itu disebabkan kita telah menghapus file MSVBVM60.DLL. Jadi kita harus mengembalikan file tersebut ke folder tadi (jika di-delete), atau merename kembali ke MSVBVM60.DLL.
Tetapi cara ini ampuh mengatasi virus. Adapun cara yang dilakukuan supaya aplikasi tadi dapat berjalan adalah dengan meng-copy file MSVBVM60.DLL ke folder tempat aplikasi kita disimpan. Misalnya, aplikasi berbasis VB tadi di install, maka folder alikasinya berada dalam folder
C:\Program Files\nama_aplikasi\..
Maka file library VB itu di-copy ke folder diatas.

[trik ini hanya berhasil jika virus yang menyerang dibangun berbasis VB, seperti Brontok, Worm W.sar dll. Tidak berhasil jika berbasis Programing language yang lain]

Untuk mengatasi virus yang berbasis VBS, maka kita harus melakukan hal yang sama seperti diatas, tetapi bedanya file pemicu dari virus VBS ini adalah file Wscript.exe yang terdapat dalam folder system seperti diatas. Rename/delete file tadi, tetapi sebelum itu sebaiknya buat back-up file tadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s